Kita semua bergantung sepenuhnya pada kemaha-kuasaan Sang Pencipta.
Seluruh kuasa, seluruh kekayaan, semata milik-Nya; kita pengemis rudin.
Lalu mengapa kita mendaku, lebih unggul satu sama lain?
Bukankah kita semua sama, tengah bermohon di muka pintu istana-Nya?
No comments:
Post a Comment